![]() |
foto ditangga karena Galerinya udah tutup |
Sudah lama kenal tapi baru pertama kali bertemu langsung? Itulah yang terjadi saat aku dan temanku dari Bandung akhirnya memutuskan untuk bertemu di Salihara Arts Gallery. Kami janjian sore hari sekitar pukul 5, berharap bisa menikmati pameran seni setelah ngobrol santai. Namun, rencana tak selalu berjalan sesuai harapan.
Begitu sampai, kami langsung menuju kafe yang berada di bawah Arts Gallery. Tempatnya nyaman, tenang, dan cocok banget buat ngobrol tanpa terganggu suara musik yang terlalu keras. Karena ini pertemuan pertama, tentu saja obrolan mengalir tanpa henti. Kami berbagi cerita, nostalgia, dan tertawa sambil menikmati hidangan. Aku memesan Mie Jogja dan tempe mendoan, tak lupa minuman khas yang menarik perhatian—jamu! Rasanya? Unik dan menyegarkan, perpaduan antara manis dan sedikit pahit yang pas.
Harga makanan di sini juga cukup masuk akal untuk suasana yang ditawarkan. Memang tidak bisa dibilang murah, tapi dengan kenyamanan dan keheningan yang mendukung percakapan private, rasanya tetap worth it.Setelah puas mengobrol dan menikmati makanan, kami beranjak ke atas untuk mengunjungi Arts Gallery. Sayangnya, begitu sampai, dua petugas di sana memberitahu bahwa jam operasionalnya hanya sampai pukul 17.30. Kami datang terlalu terlambat! Awalnya, kami mengira galeri bisa dikunjungi hingga malam, ternyata kami salah. Dengan sedikit kecewa namun tetap santai, akhirnya kami hanya berfoto di tangga sebagai kenang-kenangan dan melanjutkan obrolan sejenak di depan kafe yang sudah tutup.
Meskipun gagal masuk pameran, pengalaman ini tetap menyenangkan. Setidaknya, kami sudah tahu jam operasionalnya untuk kunjungan berikutnya. Ternyata memang lebih baik datangnya dari siang agar bisa menikmati galeri lebih lama. Siapa tahu lain kali bisa lebih puas mengeksplor karya seni di sana. Sampai jumpa lagi, Salihara!





0 Comments