Trip Pertama, Adrenalin Maksimal! Sunrise, Rafting, dan Kebun Teh Pangalengan



Foto bersama rombongan Trip Pangalengan

 

Ini adalah trip pertamaku. Aku yang selalu bingung ingin pergi menjelajah setiap sudut Indonesia akhirnya memberanikan diri untuk ikut open trip bersama Backpacker Jakarta atas saran sahabatku, Geta. Terima kasih banyak buat Geta yang sudah encourage aku untuk traveling dan bertemu banyak orang baru. Aku juga berterima kasih pada temanku, Gagah, yang menyarankan hal yang sama. 

Awalnya, aku ragu karena ikut open trip berarti harus jalan bareng orang-orang yang belum aku kenal. Ada ketakutan juga soal penipuan, hahaha. Tapi Geta meyakinkan bahwa komunitas ini aman, karena dia sendiri pernah ikut tripnya. 

Pilihan pertamaku adalah Pangalengan, Bandung. Kenapa? Karena dalam itinerary trip ini ada arung jeram yang sudah lama banget aku ingin coba! Ada tiga destinasi utama: Sunrise Point Cukul, arung jeram di Pangalengan, dan Kebun Teh Riung Gunung. 

Sunrise Point Cukul

Seperti biasa, meeting point ada di Cawang UKI pada malam hari. Setelah perjalanan semalaman, aku dan rombongan tiba di destinasi pertama, Sunrise Point Cukul, sekitar pukul 4 pagi. Kami sempat mampir di sebuah warung pinggir jalan untuk membasuh muka, sikat gigi, dan sarapan. Di suhu sedingin itu, teh manis panas dan gorengan adalah kombinasi juara! Hahaha. 

Sekitar pukul 5.30, kami mulai berjalan kaki menuju bukit. Katanya, elf yang kami tumpangi tidak bisa naik sampai atas. Tapi ternyata di sana sudah banyak mobil dan motor terparkir. Jaraknya sebenarnya tidak terlalu jauh, tapi jalannya berbatu tajam, bukan kerikil halus. Sepanjang perjalanan, banyak warung berjejer dari bawah sampai atas, jadi tidak perlu khawatir kelaparan. Karena ini open trip, tiket dan urusan lainnya sudah diurus oleh PIC trip, jadi aku dan peserta lain tinggal santai saja. 

Begitu sampai di atas, pemandangan yang disuguhkan benar-benar luar biasa. Jalanan berkelok dan perbukitan hijau terlihat begitu indah dari Sunrise Point Cukul ini. Apalagi sambil menikmati semangkuk bakso panas, benar-benar pengalaman yang tidak terlupakan! Tempat ini sangat cocok untuk dikunjungi bersama keluarga atau teman-teman terdekat.

 

Salah satu spot sunrise terbaik di pangalengan (jika cuaca bagus). Melihat pemandangan hamparan kebun teh dan gunung dari ketinggian 1600 mdpl

 

Hamparan Kebun Teh yang memanjakan mata

Siapkan gaya foto yang menarik untuk berfoto di kebun teh ini 

Dari atas sini kita bisa melihat jalanan yang berliuk-liuk

Banyak spot foto yang instagramable

Bisa makan bakso with view

Abadikan momen bersama teman-teman


Rafting di Pangalengan

Setelah puas menikmati sunrise, kami melanjutkan perjalanan ke tujuan utama: arung jeram! Aku super excited sekaligus deg-degan karena ini pertama kalinya aku mencoba rafting.  

Setibanya di lokasi, kami langsung diarahkan untuk menyimpan barang di loker yang bisa menampung beberapa tas sekaligus, jadi aman. Kami dibagi dalam beberapa kelompok, masing-masing terdiri dari lima orang dan satu pemandu. Sebelum memulai rafting, ada sesi briefing dulu. Kami diajarkan cara mengatasi situasi darurat di atas perahu karet serta aturan keselamatan lainnya. 

Awalnya, aku pikir kami langsung naik perahu dan berangkat. Ternyata, kami harus turun, menyeberangi jembatan dan jalan besar terlebih dahulu, sementara para pemandu menyeret perahu menuju alur sungai yang sebenarnya. Di sana, sudah banyak peserta lain yang antre menunggu giliran. Rasanya seru banget melihat antusias semua orang. 

Begitu giliran kelompokku tiba, perahu kami mulai menyusuri sungai dengan arus yang cukup deras. Rasanya campur aduk antara tegang dan excited! Dan ternyata benar, berteriak sekencang-kencangnya saat rafting adalah cara ampuh melepas beban pikiran. Seakan-akan semua masalah dan kepenatan hilang terbawa arus sungai. Aku merasa benar-benar bebas! Kalian harus coba sih, selain memacu adrenalin, mata juga dimanjakan oleh pemandangan hijau yang begitu menyegarkan. 

Setelah rafting selesai, kami dijemput oleh mobil bak terbuka yang sudah dimodifikasi khusus untuk peserta rafting. Kami kembali ke titik awal, atau semacam basecamp, untuk mandi dan bersih-bersih. Meskipun kamar mandinya cukup banyak, tetap saja harus antre, hahaha. 

Selesai mandi, kami makan siang yang memang sudah termasuk dalam biaya trip. Setelah makan, foto-foto, dan puas jajan di sekitar basecamp, perjalanan pun berlanjut ke destinasi terakhir: Kebun Teh Riung Gunung. 

intip momen-momen seru pas lagi rafting nih 

 

Arung jeram adalah olahraga air yang dilakukan dengan menyusuri sungai berarus deras menggunakan perahu karet, kayak, kano, atau dayung. 



Manfaat arung jeram: Melatih kekuatan otot, terutama lengan, punggung, dan bahu, Meningkatkan kesehatan jantung, Melatih daya tahan fisik, Melatih kelincahan dan ketangkasan, Menghilangkan stres, Melepaskan adrenalin.



Bersiap menghadapi situasi tak terduga, seperti batu-batu di sungai, Bersiap untuk berenang kembali ke perahu karet jika terjatuh.



Arung jeram mulai berkembang menjadi atraksi wisata di Indonesia sejak tahun 1990.

Kejuaraan Nasional Arung Jeram yang agak resmi pertama kali diadakan di Sungai Ayung, Ubud-Bali pada tahun 1994


Foto ini diambil ketika selesai mengikuti briefing dari team guide


Foto ini diambil diatas perahu karet otw ke tempat Rafting


Kebun Teh Riung Gunung

Sayangnya, saat tiba di Kebun Teh Riung Gunung, hujan turun. Tapi kami tetap nekat turun dan menikmati suasana, lengkap dengan jas hujan dan payung. Justru ini menjadi momen seru karena semua peserta kompak tetap menikmati pemandangan meskipun cuaca tidak mendukung. 

Karena hujan, kami hanya sebentar di sini. Setelah foto-foto dan membeli jajanan, kami kembali ke elf dan bersiap pulang ke Jakarta. Sebelum benar-benar kembali, kami sempat mampir ke tempat oleh-oleh dan menikmati semangkuk bakso hangat—karena cuaca dingin memang paling cocok makan yang berkuah, hehehe.



Momen ketika hujan tapi tetap enjoy melihat hamparan kebun teh

Dikutip dari artikel King-Adventure "Nuansa Riung Gunung Pangalengan menjadi salah satu tempat wisata terbaru di Bandung Selatan. Bahkan memiliki julukan sebagai Swissnya Bandung."


Nuansa Riung Gunung Pangalengan terletak di Desa Pulosari, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Lokasinya berada di ketinggian sekitar 1.500 mdpl,

Refleksi Trip Pertama

Perjalanan ini bukan sekadar trip biasa, tapi juga langkah pertamaku keluar dari zona nyaman. Aku yang awalnya ragu akhirnya menikmati setiap momennya. Bertemu orang-orang baru, mencoba pengalaman seru, dan menyadari bahwa traveling memang seseru itu. Aku jadi semakin yakin untuk menjelajahi tempat-tempat lain di Indonesia. Ini baru permulaan!



 

Post a Comment

0 Comments